(Nila
Firdausi/NilaGibran)
Jati
diri ...
Bagaikan
botol yang harus diisi
Entah
dengan apa, sesuka hati
Tapi,
pernahkan kita memperhatikan sedikit saja
Apakah
massanya sanggup menampungnya
Sedikit
saja, kita memperhatikan kesanggupan sang botol
Mungkin
kita yang tolol
Atau
sekedar hidup, tanpa perduli arah kemana
Semau
tangan yang semena
Persetan
hidup yang lalu
Perduli
dengan sekarang,
Jika
kita mau untuk sekedar flashback
Yang
orang lain tidak bisa menebak
Didalam
dan lebih dalam hati
“aku
ingin apa ?” “aku mau jadi apa?”
Mungkin
memangharus terbentur,
Batu
mungkin! kemudian sadar ...
“Oh,
masih banyak orang yang harus tersenyum melihatku ...”
Bukan
dari mereka, tapi jati dirimu !
Kemudian
langkah dimulai dari kanan,
Meski
penuh dengan tekanan
Atau
sedikit saja pujian,
Setidaknya
ada yang namannya tulusnya sapaan ...
Lalu
sadarlah hamba itu
Botol
butuh ruang untuk mengatup
Bukan
tertutup, atau kosong
Tapi
ruang yang tepat, dengan orang-orang yang tepat
Untuk
sekedar memahami,
Apa
maunya dunia ini
Bukan
kita sendiri yang memakai dunia
Tapi,
banyak mimpi orang lain yang masih dalam asa ...
0 komentar:
Posting Komentar